Amalan Sunnah nabi Muhammad

Beberapa alasan yang mendorong setiap orang agar memperbanyak amalan sunah.

Amalan sunnah nabi muhammad

1. Agar orang muslim memiliki tabungan amal kebaikan yang melimpah pada hari kiamat yang bisa dia gunakan untuk menutupi hak-hak orang yang belum tertunaikan.

Seseorang itu Sekuat apapun ia berusaha untuk tidak melakukan dosa, kesalahan dan kezaliman kepada orang lain, pasti ia tidak akan berhasil. Meskipun ia mengetahui bahwa dirinya amat sedikit melakukan kesalahan, namun kesalahan dan kezaliman yang tidak diketahui begitu banyak ia lakukan tanpa ia sadari.

Di Hari pembalasan kelak, ketika manusia diperhitungkan amalan dan Ia memiliki catatan buruk terhadap saudaranya, Maka hal itu tidak bisa dibayar dengan logam uang atau emas murni. Yang ada adalah balasan dengan kebaikan dan keburukan. Dalam sebuah hadis riwayat muslim, dari Abu Hurairah bahwasannya Rasulullah Shalallahu Wassalam pernah bertanya kepada sahabatnya:

Tahukah kalian Siapa orang yang bangkrut itu? mereka menjawab: orang yang bangkrut dari kami adalah orang yang memiliki dirham dan barang-barang. lalu Beliau bersabda: orang yang bangkit dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan amalan shalat, puasa, dan zakat, dia datang namun pernah mencela ini, pernah menuduh itu, pernah makan harta ini, pernah mengucurkan darah itu, dan dia pun pernah memukul yang lainnya lagi. Kalau orang yang ini diberikan sebagai dari kebaikannya dan yang itu pun diberi dari sebagian kebaikannya. Apabila kebaikannya habis sebelum tanggungannya selesai, maka keburukan orang-orang itu akan diambil lalu timpakan kepada dirinya, lalu Ia dilemparkan ke dalam neraka."(HR.Muslim)

Setelah membaca hadis ini dapat kita simpulkan bahwa seorang muslim diperintahkan untuk mencari kesal iman dan menyelesaikan di dunia sebelum datang hari kiamat. Dan diantara cara untuk menjauhkan diri agar tidak termasuk dari orang-orang bangkrut adalah dengan memperbanyak amal shaleh, khususnya amalan-amalan sunah.


2. Amalan yang baik dapat menghapus amal dan buruk.

Ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas'ud yang berbunyi:

" ada seorang laki-laki yang pernah mencium seorang wanita (yang tidak halal baginya), lalu ia mendatangi Rasulullah Shalallahu Wassalam dan menceritakan hal tersebut. Lalu Allah Azza wa Jalla menurunkan firmannya: " dan Dirikanlah shalat pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan dari pada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.QS.Hud:114). " lalu orang itu bertanya ya Rasulullah, Apakah ini khusus untuk ku? beliau menjawab untuk umatku seluruhnya."(HR.Muslim)

Seorang manusia tidak pernah terlepas dari perbuatan yang buruk. maka dari itu, untuk dapat menghapuskan perbuatan buruk tersebut adalah Iya memperbanyak amal shaleh yang berupa amalan-amalan sunnah. Semakin banyak yang melakukan amalan sunnah maka semakin banyak pula tabungan yang ia siapkan untuk menghapus amal amalan yang tidak baik.

3. Menggapai kecintaan Allah.

Sesungguhnya manfaat tergantung dan termulia dari memperbanyak amalan sunnah adalah bahwasannya amal tersebut dapat mendatangkan kecintaan dari Allah ta'ala kepada hamba tersebut. Berkaitan dengan hal ini Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dalam kitab shahihnya dari Abu hurairoh ia berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

" Dan tidaklah hambaku mendekatkan diri kepada aku dengan amalan yang baik aku cintai daripada amal dan aku wajibkan atasnya, dan hambaku senantiasa mendekatkan diri kepada ku dengan aman amalan sunah hingga Aku Mencintainya."(HR.Muslim)

Hadits diatas menerangkan bahwa seorang hamba yang memperbanyak amalan sunah akan dicintai Allah. dan tentu saja, bagi orang yang dicintai Allah mereka akan mendapatkan ridha dan keberkahan dari nya.


4. Amalan sunah dapat melengkapi dan menyempurnakan kekurangan yang ada pada awal wajib


Suatu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

" sesungguhnya amalan seorang hamba yang pertama kali akan diperhitungkan pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik maka sesungguhnya dia telah berhuntung dan sukses. Namun apabila sholatnya rusak Maka sungguh ia telah gagal dan merugi. Apabila amalan wajib nya ada yang kurang maka Rock Azza Wa Jalla berfirman: perhatikan, Apakah hambaku memiliki amalan sunah, kemudian seluruh amalannya diperhitungkan seperti itu."(HR.Trmidzi)

Oleh karena seseorang terkadang lalai dari mengerjakan amalan wajib, maka hendaklah ia memperbanyak amalan sunnah yang dengannya dapat dijadikan sebagai penyempurna kewajiban-kewajiban Yang Terlewatkan.

0 Response to " Amalan Sunnah nabi Muhammad "

Post a Comment